kenikmatan secangkir kopi

Semasa SMA saya tidak begitu menyukai kopi ya hanya kopi yang manislah yang saya minum itu juga lebih mirip gula yang di kasih kopi. Setelah saya masuk ke perguruan tinggi dan memilih jurusan DKV yang notabennya adalah jurusan studio, awal kuliah gaya hidup langsung berbubah, pagi buat malam malam buat pagi. Tugas langsung menumpuk, ngerjain tugas dari nasi goring lewat sampe bubur yang lewat, ya! Tidur pagi sudah biasa.

Saya melihat anak-anak yang lain meminum kopi untuk dorongan agar tidak ngantuk, ya semenjak itu saya mulai mencoba untuk meminum kopi sampai akhirnya tiada hari saya tanpa meminum segelas kopi. Bisa pagi bisa malam ataupun siang sekalian.

Di tambah dengan perpaduan rasa kopi dan rokok saya baru menemukan arti dari keharmonisan kenikmatan dunia ini. Ya rasanya sempurna menurut saya, dan saya akhirnya menyukai kopi hitam dengan sedikit gula.

Dan kopi menjadi satu kewajiban yang harus di tambahkan di tujuan wisata saya selagi saya travelling. Ya saya jadikan kopi asal daerah sebagai tujuan wisata untuk mencicipinya.

IMG_7442

kopi hitam manggar

IMG_7441

kopi susu Manggar

Kopi manggar, yaa saya mencoba kopi manggar di kota manger, disini terkenal dengan kopi mbah Surip . ya rasanya yang khas di tambah suasana asli kota manggar yang penuh dengan ruko kopi, ya disini di juluki juga 1001 ruko kopi.

IMG_7513

kopi kuli di museum Andrea Hirata – Belitung

Saya juga mencoba kopi kuli di museum Andrea hirata, ya dengan tempat yang unik dan khas kupi kuli terasa nikmat dan klasik. Pemanas yang menggunakan kayu bakar dan masih mengunakan kendi membuat rasa kupi terasa klasik.

IMG_7261

kopi robusta dari tanah toraja

Saat saya berkesempatan mengunjungi Toraja, saya mencoba kopi robusta toraja. Saya memilih kopi yang belum di giling, dan saya meminta penjual untuk menggilingnya terlebih dahulu dan langsung menyeduhnya. Ya saya pikir rasanya lebih terasa kopinya dan juga aroma kopi yang masih tajam. Kopi pahit dan rasa robusta yang khas membuat siang malam itu menjadi malam yang nikmat di tengah kota Rante Pao. Saya pun membeli 5kg kopi robusta Toraja untuk di bawa ke Bandung.

Yaa saya akhirnya menemukan rasa kenikmatan dari secangkir kopi setelah saya memang benar-benar mencintai kopi. Sampai saat ini sayapun terus mencoba mencicipi jenis-jenis kopi yang ada di Indonesia. Dimulai dari kopi daerah, kopi robusta, Arabica hingga kopi-kopi sachetan yang menjadi pilihan saat di kosan.

twitter : @tyosukmaa