solo, jokowi dan rakyatnya

Setelah perjalanan dari gunung Bromo sekang kami melanjutkan ke kota Solo, sebenarnya kami tidak mempunyai rencana ke kota Solo, karena tiket kereta pulang ke kota Bandung sangat mahal jadi kita mengantisipasikannya ke kota Solo dengan menggunakan Bus lalu sambung lagi menggunakan kereta ke kota Bandung.  Sering kali destinasi kita tidak sesuai dengan intinary yang sudah kita buat, kita harus pandai dalam mengaturnya. Sesampainya di kota Solo pada malam hari tepatnya di stasiun bus Tirtonadi jam 11 malam.

Ternyata di kota Solo tidak ada angkutan kota yang beroperasi di malam hari hanya taxi dan ojeg saja, setelah bertanya sana-sini akhirnya kami menggunakan bus yang menuju ke yogyakarta untuk sampai di pusat kota. Maklum terminal bus tirtonadi ini terletak jauh dari pusat kota. Dengan membayar 3 ribu rupiah kami sampailah di depan jalan komplek perumahan.

Ya kami disini menginap di budenya yoga, setelah berjalan kurang lebih 1 jam kami akhirnya menemukan rumah bude. Kami di sambut dengan hangat dan antusias dan langsung di suguhi  jeruk hangat oleh bude. Kami berbincang-bincang cukup hangat mulai dari perjalanan kami di Bromo, masalah kuliah, kabar keluarga Yoga di Bogor hingga Jokowi. Ya memang lagi panas-panasnya perbincangan tentang Jokowi, orang Solo yang menjadi gubernur di Jakarta. Bude cerita semua tentang Jokowi dan ia sangat bersemangat sekali. Katanya Jokowi itu tidak pernah mengambil gajinya, semua gajinya iya berikan pada rakyat dan Ia selalu membawa kantong beras di mobilnya dan membagikannya ke setiap orang gelandangan atau orang tidak mampu yang Ia temui di jalanan. Wah sangat berarti seorang Jokowi di mata rakyatnya. Dan saya yakin rakyat Solo sangat kehilangan sosok Jokowi.

 

Pagi harinya kami menuju tujuan utama kami ya pasar Triwindu, pasar antik yang ada di kota Solo. Kami menggunakan motor, sebelum ke pasar Triwindu kami menyempatkan mencoba minuman es degan, ya katanya ini enak dan terkenal di kota Solo. Es degan ini es kelapa dan saya memilih untuk menggunakan gula jawa sebagai pemanisnya.

IMG_5949

IMG_5964 IMG_5959

Setelah selesai kami langsung pergi ke pasar Triwindu tetapi kami tidak tahu jalan dan menanyakan ke penjual es degan. Setelah bertanya Ia malah meminjamkan helm kepada kami, maklum salah satu dari kami ada yang tidak menggunakan helm. Wow, semua dari kami bingung dan terkejut, masih ada orang sebaik ini di dunia. Dia percaya kepada kami padahal tidak saling kenal. Dan kamipun langsung menuju pasar Triwindu.

IMG_5986

Kami melanjutkan perjalanan mengelilingi kota solo dan berhenti di alun-alun kota sembari mencicipi makanan baso bakar yang ada di pinggiran kota solo. Cukup murah hanya 1000 rupiah pertusuknya. Hujan mulai turun lagi dan kami sangat menikmati suasana kota solo yang tenang dan asri itu.

IMG_6015 IMG_6023 IMG_6035 IMG_6021

Setelah hujan reda kami langsung menuju ke rumah, dan sebelumnya kami mengembalikan helm yang di pinjamkan penjual es degan terlebih dahulu. “terima kasih,mas” indah dunia kalau masyakatnya seperti itu semua. Di perjalanan pulang, lagi dan lagi kami mampir di rumah makan soto yang terkenal di Solo, tidak afdol kalau belum mencoba katanya. Saya memakan 2 mangkok soto ditambah 2 tempe dan gorengan hanya 6 ribu rupiah saja, sangat murah meriah.

IMG_6048 

Setelah sampai dirumah kami langsung mengemas barang-barang dan bersiap pulang ke kota Bandung, setelah siap bude dan temannya mengantarkan kami menggunakan mobil. Jam sudah menunjukan jam 18.30 dan jadwal kereta jam 17.20. Di tengah perjalanan, bude panik karena kota solo hari itu macet sekali, untungnya bude hafal jalan tikus untuk menuju stasiun. Stasiun yang kita tuju adalah Stasiun Solo Jebres bukan Stasiun balapan dan letaknya jauh dari kota. Kami sampai di stasiun jam 17.25 setelah bersalaman dengan bude kami semua langsung lari masuk ke stasiun, dan ternyata keretanya terlambat. Ahh untungnya, “ketinggalan kereta bisa beda cerita” pikirku. Hari yang indah. Terima kasih bude, terim akasih Solo!

215140_10200305967470603_585748608_n

 

 

BagusPrasetyoS // @tyosukmaa