Sang penjaga pulau Biawak

Kepulauan biawak di kabupaten indramayu ini terdiri dari 3 pulau yaitu pulau biawak pulau gosong dan pulau cindekian. Hanya pulau biawak yang berpenghuni, di huni oleh sekeluarga penjaga mercusuar. Dan hanya di pulau biawak yang terdapat bangunan-bangun seperti rumah untuk menginap, aula, dan toilet. Perjalanan selama 3 jam dengan menggunakan kapal terasa berat buat saya yang awalnya tidak pernah bepergian menggunakan transportasi laut, ya bisa dikatakan saya mabok laut, ingin rasanya berjalan kaki saja tapi mana mungkin. Sesampainya di dermaga saya langsung melihat kanan kiri sekitar pantai mencari hewan pulau ini ya “biawak” seperti di katakan orang-orang biawak dapat di jumpai di sekitar pantai. Tak memerlukan banyak waktu lama untuk beristirahat, saya langsung menelusuri pantai, tujuan utama saya adalah bertemu hewan penjaga pulau ini, benar apa yang di katakan orang-orang berjalan sebentar saja sudah bisa menemukan biawak, saya mulai waspada akan keberadaan hewan satu ini bisa-bisa saya di dekatnya dan di serangnya. Pertahanan yang di lakukan biawak dari musuhnya dengan mengayunkan buntutnya sekencang mungkin hingga kulit kita bisa sobek, jadi harus berhati-hati. Tak lama saya berjalan menelusuri pantai, saya melanjutkan dengan masuk kedalam pulau, keadaan alam masih asri dan ternyata di dalam pulau ada makam, makam ini adalah makam “syeh syarif khasan” beliau adalah ulama yang menyebarkan agama islam di kabupaten Indramayu.

Image

Image

Mercusuar yang dbangun tahun 1872 oleh belanda. Tinggi mercusuar kurang lebih 150 meter. Besi yang berkarat di bagian sisinya dan beberapa anak tangga yang berlubang menambah kesan tua pada mercusuar ini. Dari atas mercusuar kita bisa melihat keseluruhan pemandangan pulau ini terlihat juga samar-samar pulau gosong dan pulau cindekian.

Image

Image

Image

Saat makan siang kita tak perlu susah-susah mencari biawak karena dengan sendirinya biawak yang akan mendekati kita karna bau makanan. Yaa seperti di teror monster, kita di dekati beberapa ekor biawak yang besar-besar dari berbagai arah, seperti di kepung dan tidak ada jalan keluar haha memang saya memilih untuk makan di pinggir pantai sembari menikmati suasana pantai.

Image

Tak lama penjaga pantai membuat atraksi kecil mengikat ikan dan mengayunkannya di atas kepala biawak dan ternyata biawak tersebut meloncat menggigit ikan tersebut. Ini menjadi mainan kami untuk menipu biawak hahaha biawak bisa meloncat hingga 1 meter. Tak lama di buat kagum oleh atraksi biawak, penjaga pulau menangkap satu biawak ya sudah pasti biawak yang tidak ganas, dan menyuruh saya untuk memegangnya. Hmm agak sedikit takut dan mulai membayangkan ukuran komodo yang jauh lbih besar dari biawak ini. mungkin lebih menyeramkan ya.

Image

pulau biawak Indramayu, Indonesia